Penolakan warga Kebon Jeruk, jalan Adi Sucipto RT 02 LK I, Kelurahan Kebun Jeruk, Kecamatan Tanjung Karang Timur Bandar Lampung terhadap perpanjangan kontrak izin tower telkomsel mengemuka.
Penolakan muncul dari warga terhadap pemilik perusahaan, dan pemilik lahan yang juga salah satu Anggota DPRD Kota Bandar Lampung. Jumat (23/1/2026). Warga menegaskan ketidakpuasannya setelah mengetahui kontrak sewa lahan tower telah diperpanjang tanpa pemberitahuan warga.
Warga RT 01 berinisial HS, mengatakan bahwa kami belum diberitahukan adanya perpanjangan kontrak tower telkomsel oleh pemilik lahan.
Menurutnya, masyarakat masih belum bertemu dengan pihak perusahaan dan pemilik lahan terkait perpanjangan kontak tower tersebut.
“Masyarakat belum sepenuhnya puas dengan tidak adanya itikad baik perusahaan dan pemilik lahan untuk bertemu dengan warga. Sebagai warga, saya akan terus mendampingi warga untuk memperjuangkan hak-hak yang belum terpenuhi,” katanya kepada wartawan.
HS menambahkan, bahwa masyarakat merasa diabaikan karena tidak pernah menerima informasi terkait perpanjangan kontrak antara pihak perusahaan dan pemilik lahan.
“Warga tidak ada yang diberi tahu soal perpanjangan itu. Tidak ada konfirmasi dari pemilik lahan maupun perusahaan. Padahal kontrak sebelumnya kami semua dilibatkan, seharusnya pemilik lahan yang juga Anggota DPRD Kota Bandar Lampung memberitahukan kepada kami sebagai warga, apalagi beliau adalah wakil rakyat.” katanya.
“Saya tidak tahu (apakah keberadaan tower tersebut mau diperpanjang atau dibongkar). Tapi warga minta (tower tersebut) dibongkar saja apabila tidak ada kejelasan. Saya termasuk yang terdampak tower ini. Karena saya dekat dengan tower,” katanya.
Selama ini, warga terkena dampak dari keberadaan tower tersebut.
“Kalau ada petir, otomatis rumah saya yang kena karena terlalu dekat. Lampu rumah juga bisa mati semua. Orang tua dan saya kaget dan khawatir. Yang kedua, elektronik dirumah juga ikut rusak.
Perjanjian untuk pendirian tower Telkomsel tersebut seharusnya sudah berakhir. Tetapi sampai saat ini belum ada sosialisasi lagi.