Bandar Lampung--Maraknya Perampasan motor ulah DC atau Debt Colektor , merupakan tindakan melanggar hukum dapat di Pidana ,dari pihak lising maupun Debt Colektor penarikan secara paksa tanpa proses hukum yang jelas
Dalam hal ini telah terjadi pada salah satu warga ,Bandar Lampung,Akbar Usia 20 tahun Terjadi Penipuan dan rekayasa perampasan Motor secara Paksa dan ada nya Intimidasi ,dalam hal tersebut korban terkesan trauma dan Sox berat
Saat di jumpai korban Menjelaskan"perampasan dan Intimidasi yang di lakukan oleh oknum DC FIF terjadi di jalan KiMaja arah Way Halim di berhentikan secara paksa oleh dua orang,yang berbadan besar dan menanyakan terkait Motor tersebut ,namun Akbar merasa bingung karena punya saudara perempuannya dan tidak mengetahui ada permasalahan apa tentang motor tersebut Kamis 5-3-2026
"Di Jelaskan
korban di Paksa di giring kekantor FIF yang berada di Kedaton Bandar Lampung dan Mereka berjanji hanya memperingati saja dengan surat ,pada akhirnya di Paksa untuk tanda tangan surat tersebut tapi yang janggalnya korban tidak boleh tau apa isi surat itu yang hanya di lihat kolom tanda tangan saja di katakan korban pihak lesing ada nya setengah pengancaman tidak boleh menghubungi siapa pun lewat HP ,,korban terpaksa melakukan tanda tangan surat tersebut saat itu korban menoleh bahwa motor nya sudah Raib hilang dan Dua pria tersebut yang bertubuh besar sudah hilang entah kemana
Korban bernama Akbar Usia 20 tahun kini mengalami Dispresi Mental ,di Duga korban terkena Gangguan Fisikis keadaan nya yang trauma akibat dari tindakan pihak lising yang ada nya kekerasan secara Moral berakibat Dispresi Mental