BANDAR LAMPUNG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) se-Provinsi Lampung resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua dan Formatur dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) yang akan berlangsung pada 11–19 April 2026. Agenda ini menjadi momentum penting bagi kader muda Partai Amanat Nasional di Lampung untuk tampil sebagai pemimpin baru yang progresif dan berintegritas.
Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Firmansyah Y. Alfian, menyampaikan bahwa pendaftaran ini merupakan kesempatan emas bagi generasi muda PAN untuk berkontribusi lebih luas dalam organisasi.
“Musda ini bukan hanya soal memilih ketua, tetapi juga ajang pembuktian integritas dan dedikasi kader muda PAN Bandar Lampung terhadap organisasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan pengumuman panitia, proses pendaftaran dan verifikasi berkas dijadwalkan pada 6–9 April 2026. Pendaftaran dapat dilakukan melalui DPD BM PAN kabupaten/kota masing-masing maupun DPW BM PAN Provinsi Lampung.
Sejumlah persyaratan administrasi wajib dipenuhi, di antaranya surat keterangan sehat, pernyataan integritas, serta bukti pendidikan minimal SMA atau sederajat.
Firmansyah juga menegaskan pentingnya peran BM PAN sebagai wadah kaderisasi yang produktif. Menurutnya, organisasi ini harus mampu melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya aktif secara internal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“BM PAN harus menjadi motor penggerak perubahan positif,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BPOK PAN Bandar Lampung, Marfen Effendi, memastikan bahwa proses seleksi akan berjalan transparan dan akuntabel.
“Kami ingin memastikan setiap calon memiliki komitmen dan dedikasi tinggi. Tidak ada ruang bagi pelanggaran aturan organisasi. Semua proses akan dijalankan sesuai AD/ART dan pedoman organisasi,” katanya.
Berdasarkan ketentuan dari DPW BM PAN Lampung, calon ketua harus berusia antara 17 hingga 45 tahun, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta sehat jasmani dan rohani. Kriteria ini diharapkan mampu melahirkan sosok pemimpin yang enerjik, visioner, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Marfen juga mengajak seluruh kader untuk berpartisipasi aktif dalam proses MUSDA, baik sebagai calon maupun sebagai bagian dari demokrasi internal organisasi.
“MUSDA bukan sekadar memilih ketua, tetapi juga memperkuat soliditas dan semangat kebersamaan,” tambahnya.
Dengan dibukanya pendaftaran ini, BM PAN Lampung menegaskan komitmennya terhadap regenerasi kepemimpinan yang sehat dan demokratis. Melalui proses MUSDA yang transparan, diharapkan akan lahir pemimpin muda yang mampu membawa organisasi semakin dekat dengan masyarakat serta memperkuat posisi PAN di Provinsi Lampung. (***)